Selasa, 08 Januari 2019

Sistem Informasi Data Spasial

Apa Itu SIDS?

Data spasial adalah adalah data yang memiliki referensi ruang kebumian (georeference) di mana berbagai data atribut terletak dalam berbagai unit spasial. Sekarang ini data spasial menjadi media penting untuk perencanaan pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan pada cakupan wilayah continental, nasional, regional maupun lokal.

Sistem informasi adalah adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.

Sejarah?

35000 tahun yang lalu, di dinding gua Lascaux, Perancis, para pemburu Cro-Magnon menggambar hewan mangsa mereka, dan juga garis yang dipercaya sebagai rute migrasi hewan-hewan tersebut. Catatan awal ini sejalan dengan dua elemen struktur pada sistem informasi gegrafis modern sekarang ini, arsip grafis yang terhubung ke database atribut.

Pada tahun 1700-an teknik survey modern untuk pemetaan topografis diterapkan, termasuk juga versi awal pemetaan tematis, misalnya untuk keilmuan atau data sensus.

Awal abad ke-20 memperlihatkan pengembangan “litografi foto” dimana peta dipisahkan menjadi beberapa lapisan (layer). Perkembangan perangkat keras komputer yang dipacu oleh penelitian senjata nuklir membawa aplikasi pemetaan menjadi multifungsi pada awal tahun 1960-an.

Tahun 1967 merupakan awal pengembangan SIG yang bisa diterapkan di Ottawa, Ontario oleh Departemen Energi, Pertambangan dan Sumber Daya. Dikembangkan oleh Roger Tomlinson, yang kemudian disebut CGIS (Canadian GIS – SIG Kanada), digunakan untuk menyimpan, menganalisis dan mengolah data yang dikumpulkan untuk Inventarisasi Tanah Kanada (CLI – Canadian land Inventory) – sebuah inisiatif untuk mengetahui kemampuan lahan di wilayah pedesaan Kanada dengan memetakaan berbagai informasi pada tanah, pertanian, pariwisata, alam bebas, unggas dan penggunaan tanah pada skala 1:250000. Faktor pemeringkatan klasifikasi juga diterapkan untuk keperluan analisis.
GIS dengan gvSIG.

CGIS merupakan sistem pertama di dunia dan hasil dari perbaikan aplikasi pemetaan yang memiliki kemampuan timpang susun (overlay), penghitungan, pendijitalan/pemindaian (digitizing/scanning), mendukung sistem koordinat national yang membentang di atas benua Amerika , memasukkan garis sebagai arc yang memiliki topologi dan menyimpan atribut dan informasi lokasional pada berkas terpisah. Pengembangya, seorang geografer bernama Roger Tomlinson kemudian disebut “Bapak SIG”.

CGIS bertahan sampai tahun 1970-an dan memakan waktu lama untuk penyempurnaan setelah pengembangan awal, dan tidak bisa bersaing denga aplikasi pemetaan komersil yang dikeluarkan beberapa vendor seperti Intergraph. Perkembangan perangkat keras mikro komputer memacu vendor lain seperti ESRI, CARIS, MapInfo dan berhasil membuat banyak fitur SIG, menggabung pendekatan generasi pertama pada pemisahan informasi spasial dan atributnya, dengan pendekatan generasi kedua pada organisasi data atribut menjadi struktur database. Perkembangan industri pada tahun 1980-an dan 1990-an memacu lagi pertumbuhan SIG pada workstation UNIX dan komputer pribadi. Pada akhir abad ke-20, pertumbuhan yang cepat di berbagai sistem dikonsolidasikan dan distandarisasikan menjadi platform lebih sedikit, dan para pengguna mulai mengekspor menampilkan data SIG lewat internet, yang membutuhkan standar pada format data dan transfer.

Indonesia sudah mengadopsi sistem ini sejak Pelita ke-2 ketika LIPI mengundang UNESCO dalam menyusun “Kebijakan dan Program Pembangunan Lima Tahun Tahap Kedua (1974-1979)” dalam pembangunan ilmu pengetahuan, teknologi dan riset.

Jenjang pendidikan SMU/senior high school melalui kurikulum pendidikan geografi SIG dan penginderaan jauh telah diperkenalkan sejak dini. Universitas di Indonesia yang membuka program Diploma SIG ini adalah D3 Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, tahun 1999. Sedangkan jenjang S1 dan S2 telah ada sejak 1991 dalam Jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada. Penekanan pengajaran pada analisis spasial sebagai ciri geografi. Lulusannya tidak sekedar mengoperasikan software namun mampu menganalisis dan menjawab persoalan keruangan. Sejauh ini SIG sudah dikembangkan hampir di semua universitas di Indonesia melalui laboratorium-laboratorium, kelompok studi/diskusi maupun mata pelajaran.

GIS?

Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.

PENERAPAN?

Bidang Sumber Daya Alam: inventarisasi, manajemen SDA, kesesuaian lahan untuk pertanian, perkebunan, kehutanan, perencanaan tata guna lahan, analisis daerah rawan bencana, dan lain-lain.
Bidang Perencanaan: perencanaan wilayah, perencanaan pemukiman transmigran, perencanaan lokasi industri, dan lain-lain.
Bidang Pertanahan: sistem informasi pertanahan, manajemen pertanahan, dan lain-lain
Bidang Kependudukan: penyusunan data pokok, penyediaan informasi kependudukan/sensus sosial ekonomi, sistem informasi Pemilu, dan lain-lain.
Bidang Ekonomi, Bisnis & Marketing: penentuan lokasi-lokasi yang prosfektif untuk Bank, Pasar swalayan, Kantor ATM, dan lain-lain.
Bidang Militer: penyediaan data spasial untuk analisis rute-rute perjalanan logistik, peralatan perang, dan sebagai tools untuk kebutuhan war game, dan lain-lain.
Bidang Pendidikan: penentuan lokasi pendidikan, sistem informasi pendidikan/akademis, dan lain-lain.

Bidang Transportasi: inventaris jaringan transportasi, analisis kesesuaian dan penentuan rute-rute alternatif transportasi, analisis lokasi rawan kemacetan dan bahaya kecelakaan, dan lain-lain.

Sabtu, 13 Mei 2017

Software Pengembang Software



Jaman sekarang untuk mengembangkan sebuah aplikasi bukanlah perkara susah karena alat pengembangan aplikasi sudah bisa kita dapatkan dengan cara yang mudah. Berikut adalah Alat Pengembang aplikasi atau software, saya sebut juga sebagai Software Pengembang Software.

Microsoft Visual Studio
Kalau mendengar alat pengembangan aplikasi ini biasa langsung familiar merujuk kepada aplikasi yang dibuat dengan dasar Microsoft seperti aplikasi desktop, Windows, Windows Phone 8, dan website berbasis ASP.NET.

Bisa dibilang tampilan antarmuka dari Microsoft Visual Studio ini mudah digunakan oleh pemula sekalipun dan library yang disediakan lengkap. Untuk dukungan integritas antara Microsoft Visual Studio dengan perangkat lunak buatan Microsoft lainnya ini terbilang sangat baik.

Microsoft Visual Studio ini populer digunakan untuk mengembangkan aplikasi desktop, Windows Phone, Windows, dan aplikasi serta website sekelas perusahaan besar di Indonesia dengan teknologi ASP.NET.

Microsoft Visual Studio ini telah mendukung C#, C++, VB.NET, HTML5, JavaScript, dan Java. Alat pengembangan aplikasi ini bisa dijalankan di sistem operasi Windows.

Untuk mendapatkan alat pengembangan aplikasi ini pembaca dapat mengunduhnya di situs resmi Microsoft Visual Studio

NetBeans
NetBeans merupakan sebuah proyek kode terbuka yang sukses dengan pengguna yang sangat luas, komunitas yang terus tumbuh, dan memiliki hampir 100 mitra (dan terus bertambah!). Sun Microsystems mendirikan proyek kode terbuka NetBeans pada bulan Juni 2000 dan terus menjadi sponsor utama.
Saat ini terdapat dua produk : NetBeans IDE dan NetBeans Platform.

The NetBeans IDE adalah sebuah lingkungan pengembangan - sebuah kakas untuk pemrogram menulis, mengompilasi, mencari kesalahan dan menyebarkan program. Netbeans IDE ditulis dalam Java - namun dapat mendukung bahasa pemrograman lain. Terdapat banyak modul untuk memperluas Netbeans IDE. Netbeans IDE adalah sebuah produk bebas dengan tanpa batasan bagaimana digunakan.

Tersedia juga NetBeans Platform; sebuah fondasi yang modular dan dapat diperluas yang dapat digunakan sebagai perangkat lunak dasar untuk membuat aplikasi desktop yang besar. Mitra ISV menyediakan plug-in bernilai tambah yang dapat dengan mudah diintegrasikan ke dalam Platform dan dapat juga digunakan untuk membuat kakas dan solusi sendiri.

Kedua produk adalah kode terbuka (open source) dan bebas (free) untuk penggunaan komersial dan non komersial. Kode sumber tersedia untuk guna ulang dengan lisensi Common Development and Distribution License (CDDL).

Selasa, 09 Mei 2017

Mengenal Software Operating Sistem


Sebelumnya kita sudah membahas tentang apa itu Microsoft Windows dan Sejarahnya yang merupakan salah satu Perangkat lunak berbasis Operating sistem. Nah sekarang kita akan mencoba untuk mengenal OS lebih dalam lagi.

Menurut Wikipedia Operating Sistem atau sistem informasi adalah  perangkat lunak sistem yang mengatur sumber daya dari perangkat keras dan perangkat lunak, serta sebagai jurik (daemon) untuk program komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.

Sistem operasi mempunyai penjadwalan yang sistematis mencakup perhitungan penggunaan memori, pemrosesan data, penyimpanan data, dan sumber daya lainnya.

Untuk fungsi-fungsi perangkat keras seperti sebagai masukan dan keluaran dan alokasi memori, sistem operasi bertindak sebagai perantara antara program aplikasi dan perangkat keras komputer,[1][2] meskipun kode aplikasi biasanya dieksekusi langsung oleh perangkat keras dan seringkali akan menghubungi OS atau terputus oleh itu. Sistem operasi yang ditemukan pada hampir semua perangkat yang berisi komputer-dari ponsel dan konsol permainan video untuk superkomputer dan server web.

Contoh sistem operasi modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft Windows.

 istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua perangkat lunak yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi perangkat lunak terinstal. Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan peramban web.

Secara umum, Sistem Operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas schedule task, dan antar-muka user GUI/CLI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.

Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dengan lapisan software. Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.

Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, di mana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.

Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan jaringan dan koneksi internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.

Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.

Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara program tersebut dengan program yang lain.

Sabtu, 06 Mei 2017

Microsof Windows dan sejarah perkembangannya


Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas kuliah sistem informasi.

Microsoft Windows atau yang biasa dikenal dengan windows adalah salah satu Software yang berupa Operating Sistem atau sebuah software yang menjalankan sebuah komputer. Tanpa operating Sistem, komputer tidak bisa di jalankan. Berikut merupakan sejarah berkembangnya Microsoft Windows.

Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%

Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0 Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri - X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death).

Berikut Versi-Versi Windows yang sudah rilis:
-16-bit, berjalan di atas MS-DOS
   1985 November - Windows 1.0
   1987 9 Desember - Windows 2.0
   1990 22 Mei - Windows 3.0
   1992 Agustus - Windows 3.1
   1992 Oktober - Windows for Workgroups 3.1
   1993 November - Windows for Workgroups 3.11 (Versi terakhir tanpa Menu Mulai)
-Hibrida (16-bit/32-bit), berjalan tanpa MS-DOS (meski tidak sepenuhnya)
   1995 24 Agustus - Windows 95 (Versi: 4.00.950) (Versi pertama dengan Menu Mulai)
   1998 25 Juni - Windows 98 (Versi: 4.1.1998)
   1999 5 Mei - Windows 98 Second Edition (Versi: 4.1.2222)
   2000 - Windows Millennium Edition (Me) (Versi: 4.9.3000)
-Berbasis kernel Windows NT
   1993 Agustus - Windows NT 3.1
   1994 September - Windows NT 3.5
   1995 Juni - Windows NT 3.51
   1996 29 Juli - Windows NT 4.0 (Versi 4.0.1381)
   2000 17 Februari - Windows 2000 (Versi: NT 5.0.2195)
   2001 - Windows XP (Versi: NT 5.1.2600)
   2003 - Windows Server 2003 (Versi: NT 5.2.3790)
   2006 - Windows Vista (Versi 6.0 Build 6000) (Versi pertama yang mendukung tema mode Aero)
   2007 - Windows Home Server (Versi 6.0.1800.24)
   2008 - Windows Server 2008 (Versi 6.0.6001)
   2009 22 Oktober - Windows 7 (Versi 6.1 Build 7600) (Versi terakhir dengan Menu Mulai) (Versi terakhir dengan tema mode Aero)
   2009 22 Oktober - Windows Server 2008 R2 (Versi 6.1.7600)
   2012 4 September - Windows Server 2012 (Versi 6.2 Build 9200)
   2012 26 Oktober - Windows 8 (Versi 6.2 Build 9200) (Versi pertama dengan Layar Mulai)
   2013 18 Oktober - Windows 8.1 (Versi 6.3 Build 9600) (Versi pertama dengan Tombol Mulai yang dimodifikasi)
   2013 18 Oktober - Windows Server 2012 R2 (Versi 6.3 Build 9600)
   2015 29 Juli - Windows 10 (Versi 10.0 Build 10240) (Versi pertama dengan Menu Mulai yang dimodifikasi)

Rabu, 03 Mei 2017

Apa itu Software?


Software atau yang biasa di kenal dengan perangkat lunak adalah istilah khusus untuk data yang diformat, dan disimpan secara digital, termasuk program komputer, dokumentasinya, dan berbagai informasi yang bisa dibaca, dan ditulis oleh komputer. Dengan kata lain, bagian sistem komputer yang tidak berwujud. Istilah ini menonjolkan perbedaan dengan perangkat keras komputer.

Pembuatan perangkat lunak itu sendiri memerlukan "bahasa pemrograman" yang ditulis oleh seorang pemrogram untuk selanjutnya dikompilasi dengan aplikasi kompiler sehingga menjadi kode yang bisa dikenali oleh mesin hardware.

Di bawah ini ada beberapa contoh macam perangkat lunak, yaitu:

-Perangkat lunak aplikasi (application software) seperti pengolah kata, lembar tabel hitung, pemutar media, dan paket aplikasi perkantoran seperti OpenOffice.org.
-Sistem operasi (operating system) misalnya Linux dan Windows.
-Perkakas pengembangan perangkat lunak (software development tool) seperti Kompilator untuk bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Pascal dan bahasa pemrograman tingkat rendah yaitu bahasa rakitan.
-Pengendali perangkat keras (device driver) yaitu penghubung antara perangkat perangkat keras pembantu, dan komputer adalah software yang banyak dipakai di swalayan, dan juga sekolah, yaitu penggunaan barcode scanner pada aplikasi database lainnya.[4]
-Perangkat lunak menetap / Perangkat lunak tegar (firmware) seperti yang dipasang dalam jam tangan digital, dan pengendali jarak jauh.
-Perangkat lunak bebas (free 'libre' software) dan Perangkat lunak sumber terbuka (open source software)
-Perangkat lunak gratis (freeware)
-Perangkat lunak uji coba (shareware / trialware)
-Perangkat lunak perusak (malware)

Rabu, 22 Februari 2017

Cara Membuat Background Blur atau Bokeh Menggunakan Lensa Kit!

Banyak kita temukan foto-foto yang fokus hanya ke objek utama dan memiliki foreground dan background yang blur. Background yang blur ini juga biasa disebut dengan efek bokeh. Bokeh sendiri sangat berguna untuk menonjolkan objek dan membuat objek seolah keluar dari foto. Bagaimana agar foto kita bisa mempunyai background blur atau efek bokeh.

Pada dasarnya dalam dunia fotografi kita membutuhkan lensa yang memiki bukaan atau apperture lebar. Bagi yang belum tau apa dan bagaiman fungsi aperture, bisa mengunjungi artikel tentang "Apa Itu Aperture?"
Beberapa lensa yang memiliki lensa dengan bukaan lebar seperti Canon EF 50mm F/1.8 akan memberikan background blur yang cukup bagus. Semakin Kecil angka aperturenya, atau semakin besar bukaan lensa maka akan semakin bagus bokeh yang dihasilkan.

Namun bagaiman jika kita adalah pemula dan belum memiki lensa dengan bukaan yang lebar tersebut. Bagaimana cara membuat background blur hanya bermodalkan lensa Kit? Meski kurang efektif, kita masih bisa mendapat background yang blur hanya bermodalkan lensa kit yang kita miliki. Bagaimana caranya?

Zoom maksimal atau 55mm pada lensa kit, setalah itu gunakan aperture yang paling rendah yang bisa digunakan. Pada focal 55mm maka aperture terendah yang bisa digunakan adalah F/5.6. Mendekatlah pada objek dan jauhkan objek dari background seperti ilustrasi di bawah ini.

Komposisinya sederhana yaitu semakin besar bukaan, semakin dekat objek dan semakin jauh background maka blur yang dihasilkan akan semakin bagus.

Meski hal ini kurang efektif karena bukaan pada lensa yang tidak terlalu lebar, namun cara ini bisa memberikan efek blur yang cukup baik.

Selasa, 21 Februari 2017

Pantai Yang Ketat, Pantai Gatra


Pantai merupakan tempat wisata yang menyenangkan karena udara laut yang menyegarkan, suasana hangat pantai, pemandangannya dan juga panorama saat matahari terbit dan juga terbenam, sangat menakjubkan.
Nah, beberapa saat yang lalu saya melakukan perjalanan ke sebuah pantai di malang. Malang memiliki banyak sekali pantai yang berada di bagian selatan malang namun beberapa pantai yang saya datangi ini cukup unik karena berada di daerah konservasi atau juga daerah yang dilindungi. Di daerah konservasi ini ada beberapa pantai yang bisa dikunjungi yaitu pantai Cilungup, Gatra dan Tiga Warna. Tiga-tiganya berada di daerah konservasi dan dilindungi sehingga kita tidak bisa sembarangan masuk begitu saja.

Sebenarnya tujuan utama saya adalah pantai Tiga Warna yang akan dibahas di artikel selanjutnya, namun karena saya akan bermalam di pantai gatra (tidak bisa bermalam di pantai Tiga warna) maka akan saya ulas perjalanan menuju pantai Gatra terlebih dahulu.

Daerah konservasi ini terletak sekitar dua setengah jam dari pusat kota Malang, saya yang berangkat dari Surabaya harus menempuh jarak sekitar empat setengah jam untuk bisa sampai ke parkiran mobil daerah konservasi mangrove ini. Karena saya mengendarai mobil saya tidak bisa melanjutkan perjalan terus kedalam, saya harus memarkir mobil di tempat yang telah disediakan dan berjarak sekitar dua jam perjalan dengan berjalan kaki, Berbeda dengan sepeda motor, kita bisa masuk lebih dalam lagi karena parkiran sepeda motor terletak lebih dekat dengan daerah konservasi. Tapi tenang saja, bagi yang tidak suka berjalan kaki sekita dua jam, di sini ada ojek yang bisa mengantarkan kita.

Dibanding berjalan kaki selama dua jam, saya dan teman-teman lebih memilih untuk menaiki ojek, Tarif ojeknya pun murah yaitu Rp.5.000/orang. Trek menuju daerah konservasi ini cukup sulit karen jalannya yang bukan aspal dan licin karena saat itu adalah musim hujan. sekitar 5-8 menit kita akan sampai di pos pertama dan juga tempat parkir sepeda motor. Disinilah kita akan turun karena ini jarak maksimal yang boleh ditempuh oleh sepeda motor dan ujung-ujungnya kita harus berjalan kaki.

Dari pos pertama kita akan berjalan kaki menuju pos kedua. Nah, di sini uniknya, di tempat ini akan ada pemeriksaan dan penghitungan tentang benda apa saja yang berpotensi untuk menjadi sampah dan dicatat. Di tempat ini, kita harus membawa keluar apa yang kita bawa masuk, tidak boleh membuang sampah di daerah konservasi ini. Jika nanti barang yang ada kurang, maka akan terkena denda Rp.100.000/item, oleh sebab itu barang yang kita bawa harus kita simpan kembali dan di bawa keluar yang nanti akan diperiksa di pos satu.

Tarif untuk memasuki daerah konservasi ini adalah Rp.20.000/per-orang. Nah bagi yang ingin melakukan Camping atau bermalam disini akan di kenakan biaya sebesar Rp.50.000 jika membawa peralatan camping dan tenda sendiri tapi tenang saja, jika tidak membawa tenda dan sebagainya di sini menyediakan tenda dengan biaya Rp.100.000/tenda, akan tetapi untuk penyewaan, kita harus booking terlebih dahulu.

Setelah administrasi selesai, saya melanjutkan perjalan menuju pantai Gatra. Perjalanan ke pantai Gatra menghabiskan waktu sekitar 20-30 menit. Cukup lama memang akan tetapi tenang saja, selama perjalanan kita akan di manjakan oleh indahnya alam dan juga pantai Cilungup dan juga sesampainya di lokasi akan dimanjakan oleh pemandangan pantai yang bersih sekali. Treknya cukup nyaman karena sebagian sudah di paving.

Pantai-pantai di daerah konservasi ini adalah pantai terbersih di daerah malang karena peraturan yang cukup ketat, dan juga merupakan tempat liburan yang harus di pertimbangkan untuk didatangi.